Tags

, , , ,

Minggu 22 Nov 2015
Sekitar jam 14.30 saya baru pulang ibadah dan mengetahui koneksi internet tidak berfungsi. Saya pun langsung coba restart, tapi masih tidak bisa. Alhasil sy matikan dan tinggal istirahat sejenak.
Sekitar jam 16.30 saya terbangun dan kembali mencoba namun koneksi internet masih belum bisa. Hingga jam 18.00 saya putuskan melapor 147.
Diangkatlah oleh seorang bapak yg sangat ramah, katanya jaringan bermasalah dan segera dibantu restart dari pusat. Saya tunggu beberapa jam hingga pukul 22.00 kembali saya telpon karena masih tidak ada perubahan. Diangkat kembali oleh seorang pria dan bilang akan bantu dilaporkan kembali.

Senin, 23 Nov 2015
Sekitar jam 12 siang dapat kabar dari mama bahwa wifi masih belum bisa terkoneksi. Mama pun tidak berhasil hubungi 147 karena sambungannya sibuk terus. Sorenya kembali dicoba dan berhasil, lagi lagi disuruh menunggu dan dibantu untuk percepat laporannya. Malam hari setiba di rumah sy telpon lagi, kali ini dijanjikan akan ada teknisi yg hubungi untuk cek lokasi.

Selasa, 24 Nov 2015
Bangun tidur langsung telpon  147 lagi untuk menanyakan perkembangan karena tidak ada sama sekali informasinya. Saya udah mulai resah tapi masih bisa menahan diri karena suara diujung telpon tsb sungguh ramah. Tapi kali ini sy menegaskan agar segera ada solusi atau alternatif, karena
sudah 2hari dan sangat menghambat aktivitas. Jawabannya dr wanita disebrang sana pun sama, tak lain dan bukan “iya bu kami bantu percepat laporannya dan minta teknisi segera menghubungi”
Sembari menunggu, sy pun terus menyampaikan kekecewaan melalui twitter. Siangnya, mama kembali telpon 147 juga plasa telkom bekasi namun sibuk terus. Ga telpon, ga twitter, jawaban yg saya dapatkan SAMA. Ditanya nunggu berapa lama pun tidak bisa dijawab, solusi atau
alternatifnya apa dijawab semaksimal mungkin kami akan selesaikan segera, bahkan tidak ada SATU PUN telpon masuk dari pihak telkom untuk follow up masalah ini. Pulang kerja, sekitar jam 7, sy kembali telpon 147 dan kali ini tidak bisa tahan emosi lagi. Terjawablah oleh seorang wanita bahwa masalah jaringan masih terjadi tp bukan massal, melainkan cuma koneksi pribadi. Ini aneh! Toh sy bayar penuh juga kok. Kalo gitu kenapa ga langsung utus teknisi cek lokasi. Mungkin ada kabel atau perangkat lain yg bermasalah. Saat itupun sy minta dgn sangat hormat agar dapat solusi yg konkret bukan disuruh tunggu terus. Mau sampe berapa lama nunggunya, masa iya gabisa dikasi estimasi, hingga terucap saya mau ganti provider lain aja karena saya sangat butuh koneksi internet utk beraktivitas.

Rabu, 25 Nov 2015
Sy minta tlg mama utk terus coba telpon plasa telkom bekasi dan segera kirim teknisi hari ini juga. Setelah berkali-kali coba akhirnya terhubung dan beruntung mendapat respon yg cepat walaupun harus sedikit menekan dan menuntut penanganan yg sudah berhari-hari diabaikan. Sekitar jam 11 pagi teknisi tiba di rumah dan sy langsung bicara agar memperjelas situasi sebenarnya.
Dan sungguh luar biasa mengejutkan karena ternyata bukan jaringan melainkan kondisi router adsl yg tidak berfungsi dengan baik dan harus diganti.

Saya sudah mempercayakan 147 akan profesional dalam hal membantu pelanggannya, namun nihil! Ini seperti pembodohan bahkan pembohongan publik!
Bagaimana tidak? Pelanggan disuruh terus menunggu tanpa solusi dan alternatif yg jelas. Kenapa tidak langsung diarahkan ke plasa telkom terdekat atau kontak teknisi yg dapat dihubungi. Alasannya plasa telkom pun akan cek ke 147 dulu, tapi buktinya teknisi bisa langsung segera ke lokasi setelah mama sy berhasil menghubungi plasa telkom walaupun dgn emosi dan menuntut atas lambannya penanganan telkom. Teknisi pun berkata bahwa 147 hanya melihat berdasarkan sistem dan tidak mengetahui lapangan.
Pelanggan yg tidak paham kondisi situasi tsb dibuat sepenuhnya percaya pada sesuatu yg kenyataanya berbanding terbalik dengan yg terjadi dilapangan.
Sebagai contoh lain, sy sempat menanyakan produk lain sembari memberi laporan. Dijawablah bahwa lokasi sy belum tercover. Namun saat sy konfirmasi dgn teknisi, dijawabnya kalau disini sudah bisa utk pemasangan produk baru tsb.

Lalu apa fungsinya pelanggan melapor ke 147?
Apa fungsinya diberikan pelayanan pengaduan selama 24jam?
Mereka semua ibarat robot yg harus tetap mengatakan A apapun yg terjadi.
Tidak ada yg tau kebenarannya kalau pengaduan sudah dilaporkan.
Apa hal itu disengaja?
Sengaja karena biasanya ada adik sy yg paham masalah jaringan koneksi dan tidak bisa dibohongin, namun kebetulan ini ga ada, maka dipersulit lah penanganannya.
Sengaja membuat pelanggannya menunggu hingga murka kemudian beralih ke produk baru dengan iming-iming lebih oke.

SAYA SUNGGUH SANGAT KECEWA dengan sistem pelayanan yg tidak sebanding dengan perkembangan teknologi yg semakin canggih.
SAYA SUNGGUH SANGAT KECEWA karena para operator/CS 147 tidak di edukasi untuk memberikan alternatif lain
selain menunggu, mempercepat laporan, dan minta maaf.

Advertisements